Laman

Senin, 12 Desember 2011

DASAR ANALISA ~Part 1~


          Dalam sebuah transaksi pastilah akan ada laba/rugi, sehingga dalam mengambil suatu keputusan untuk mengambil posisi baik itu Buy ataupun Sell, akan  membutuhkan analisa – analisa. Karena tidak ada seorang pun yang dapat memastikan kemana arah harga akan bergerak, sehingga fluktuasi  harga otomatis akan mempengaruhi potensi kerugian maupun keuntungan. 

      Untuk bisa memberikan analisa – analisa untuk pengambilan keputusan dalam mengambil posisi. Terdapat  beberapa factor yang mempengaruhi harga factor – factor yang mempengaruhi pergerakan harga forex adalah :



1.   Factor Fundamental (Fundamental Analysis)

      Para penganut fundamental percaya bahwa harga suatu instrument derivatif harus mencerminkan keseimbangan antara kekuatan permintaan dan penawaran yang terbentuk dipasar. Banyak trader yang mengatakan bahwa factor fundamental merupakan factor yang paling berpengaruh dalam dibandingkan factor – factor lain dalam mempengaruhi pergerakan harga, sehingga dalam menganalisa forex dibutuhkan kemampuan untuk menerjemahkan factor – faktor fundamental. Factor – factor yang menggerakkan pasar antara lain :

Suku Bunga

Semua mata uang memiliki suku bunga yang berbeda dengan mata uang lainnya. Nilai suku bunga suatu mata uang dipengaruhi oleh kondisi Negara yang bersangkutan, sehingga nilai suku bunga dapat menunjukkan tingkat pererekonomian Negara yang tentunya berpengaruh kepada nilai mata uang suatu Negara. Dengan kata lain :

  • Jika suku bunga dipangkas = Nilai Mata Uang Turun
  • Jika suku bunga dinaikkan = Nilai Mata Uang Naik

Indikator Ekonomi

      Kondisi perekonomian suatu Negara sangat berpengaru pada nilai tukar mata uang Negara bersangkutan. Oleh sebab itu dengan mengetahui indicator ekonomi dari suatu Negara kita dapat mengambil keputusan dalam pengambilan posisi, untuk dapat mencari keuntungan. Indicator ekonomi yang memiliki pengaruh terhadap pergerakan mata uang, antara lain :

No
Indikator Ekonomi
Definisi
Efek
Jadwal
1
Unemployment
Tingkat pengangguran
Sangat Tinggi
Jum’at pertama setiap bulan Pukul 19.30 WIB
2
Non Farm Payroll

Pembayaran gaji pegawai diluar sector pertanian
Sangat Tinggi
Jum’at pertama setiap bulan Pukul 19.30 WIB
3
Jobless Claims
Pengangguran yang mendaftarkan diri mencari pekerjaan
Tinggi

Setiap kamis (Weekly) Pukul 19.30 WIB.
4
Personal income & spending
Jumlah pendapatan dan Pengeluaran perorang perbulan
Sedang
Hari kerja pertama setiap bulan Pukul 19.30 WIB
5
Retail Sales
Jumlah penjualan ritel (diluar jasa)
Tinggi
Sekitar tanggal 11-14 setiap bulan, Pukul 19.30 WIB
6
Consumer Confidence
Index perilaku & harapan konsumen
Sangat tinggi
Setiap hari selasa di akhir bulan, pukul 21.00 WIB
7
Consumer Sentiment
Sama seperti consumer confidence
Sedang
Preliminary Jum’at kedua; final akhir bulan Pkl 19.30 WIB
8
Consumer Price Index (CPI)
Index tingkat inflasi harga barang dan harga ritel
Sangat Tinggi
Sekitar tanggal 13 setiap bulan, pukul 19.30 WIB
9
Producer Price Index
Index tingkat inflasi di sector bisnis
Sangat Tinggi
Sekitar tanggal 11 setiap bulan, Pukul 19.30 WIB
10
International Trade
Selisih antara Eksport dan Import
Sangat tinggi
Sekitar tanggal 19 setiap bulan, Pukul 19.30 WIB
11
Current Account
Neraca perdagangan dan investasi suatu Negara
Sedang
Quarterly, pukul 19.30WIB
12
GDP (Gross Domestic Product)
Mengukur tingkat pertumbuhan ekonomi perkuarter
Sedang cenderung tinggi
Akhir bulan awal kuarter, Pukul 19.30 WIB
13
Durable Goods Order
Jumlah permintaan product tahan lama
Tinggi
Minggu 3-4 setiap bulan, Pukul 19.30 WIB
14
Industrial Production
Jumlah total Produksi
Sedang
Sekitar tanggal 15 setiap bulan, Pukul 19.30 WIB
15
ISM-Manufacturing
Index yang mengukur tingkat aktifitas manufaktur
Sangat Tinggi
Setiap hari Kerja awal Bulan, pukul 19.30 WIB

Politik

       Dalam pasar forex kondisi politik suatu Negara memiliki pengaruh yang sangat kuat pada nilai tukar mata uang Negara yang bersangkutan. Dalam kondisi tertentu situasi politik suatu Negara biasanya lebih berpengaruh dibandingkan kondisi ekonomi Negara yang bersangkutan, hal ini di sebabkan kondisi politik suatu Negara memiliki pengaruh jangka panjang pada kondisi perekonomian pada Negara yang bersangkutan. Dalam sebuah kejadian politik tertentu para spekulan cenderung mengambil aksi terlebih dahulu dan merespond kenyataannya kemudian.

Contoh :

      Pemilu Amerika dalam sejarahnya apabila Pemenangnya Partai Republic maka US$ cenderung melemah, sedangkan saat partai Democrat maka US$ cenderung menguat.


Sentiment Pasar

        Jika sentiment pasar buruk meskipun indicator ekonomi menunjukkan perkembangan positif terhadap kondisi perekonomian Negara tetap tidak memiliki pengaruh signifikan. Dan akan tetap mengikuti sentiment pasar.


Contoh :

     Pada tahun 2007 sentimen pasar saat itu lebih memilih untuk melakukan Carry Trade Terhadap USDJPY, hal ini menyebabkan nilai mata uang Yen melemah terhadap USD walaupun kondisi perekonomian jepang sangat baik.


Currencies and Government

      Nilai mata uang sangat penting bagi suatu Negara karena apabila mata uang Negara tersebut sangat tinggi menyebabkan eksport tersendat hal ini di sebabkan ketakutan investor untuk berinvestasi di Negara tersebut, sebaliknya maka barang import akan dengan mudahnya akan masuk melebihi nilai eksport Negara tersebut.Hal ini membuat Negara – Negara maju selalu berusaha menyeimbangkan nilai mata uang mereka. Hal ini bertujuan agar kondisi perekonomian mereka tetap seimbang. 

Adapun usaha yang dilakukan, antara lain :

  • Menaikkan/memangkas suku bunga
  • Membeli/menjual mata uang tertentu
  • Intervensi pemerintah terhadap nilai tukar mata uang mereka.


Tidak ada komentar: