Pekan lalu, dollar AS melemah terhadap mata uang utama dunia yang menandakan kepercayaan pelaku pasar terhadap resiko pelemahan USD mulai meninggi. Aksi ini tidak terlepas dari pernyataan-pernyataan yang dilontarkan oleh para pejabat bank sentral dan pemerintahan Eropa yang akan melakukan segala tindakan untuk menjamin keberadaan EURO.
Pekan ini banyak data dan event penting yang ditunggu oleh pelaku pasar yang akan memberikan arah bagi pergerakan instrumen pasar keuangan selanjutnya. Pengumuman kebijakan moneter dari The FED (Bank Central Amerika Serikat) pada Kamis dini hari akan menjawab ekspektasi pasar terhadap kebijakan pelonggaran kuantitatif 3 (QE3). Namun sebagian analis berpendapat bahwa QE3 tidak akan dirilis pada rapat FOMC kali ini dan mungkin paling cepat setelah September tahun ini. Bila ekspektasi QE3 kandas, dollar AS akan kembali menguat.
