Laman

Jumat, 16 Desember 2011

ISTILAH - ISTILAH TRANSAKSI FOREX


Balance : yaitu jumlah uang anda yang telah terealisasikan atau yang telah diclose (belum dihitung dengan posisi floating profit/lossnya bila ada)
Equity : yaitu jumlah uang anda setelah dihitung dengan floating profit/loss
Margin : yaitu total penggunaan margin (jaminan) anda sesuai dengan jumlah total order anda yang sedang berjalan (open positions)
Free Margin : yaitu sisa Margin yang bisa anda gunakan untuk order (bila anda masih mempunyai posisi floating maka untuk withdrawal anda bisa mengambilnya dari sisa uang di Free Margin ini)
Margin Level : yaitu persentase dari Equity berbanding Margin anda
Margin Call : yaitu suatu keadaan dimana uang anda drop dibawah margin yang dibutuhkan (akibat loss), dan posisi anda dapat terclose otomatis bila terkena Margin Call ini


Contoh Margin Call :
Uang anda $3000, dan anda open posisi 1 lot di USD/JPY di leverage 1:100 (1%), Margin yang dibutuhkan yaitu $1000. Jika sisa uang equity anda tersebut turun akibat floating loss hingga menyentuh $1000 atau dibawahnya, maka open posisi anda akan diclose otomatis secara paksa oleh system.

Perlu Di Ingat :

  • Tiap-tiap perusahaan broker mempunyai ciri margin call yang berbeda-beda,
  • Jika bertrading, jangan menggunakan rasio lot yang terlalu besar dibanding modal equity anda, karena dapat terkena margin call dengan mudah.
  • Margin Call juga berfungsi agar total uang anda tidak menjadi minus akibat loss yang terjadi di order anda (kecuali untuk kondisi tertentu seperti Fast Market)


Rollover/Swap/Interest/Bunga :Yaitu nilai bunga yang didapat atau dibebankan ke anda berdasarkan nilai suku bunga dari masing-masing mata uang. Bunga akan dihitung dari open posisi anda setiap melewati pk.4 pagi WIB (GMT+7)

Contoh Swap:
Suku Bunga USD = 5.25% , Suku Bunga JPY = 0.5%

Perlu Di Ingat :

  • BUY USD/JPY artinya meminjam JPY untuk ditabungkan di USD , sehingga anda akan mendapatkan bunga sebesar : -0.5% + 5.25% = +4.75%
  • Dan bila kebalikannya, SELL USD/JPY, maka anda akan dibebankan oleh biaya bunga -5.25% + 0.5% = -4.75%
  • Bunga dihitung perhari (selewat pk.4 pagi WIB), dan dihitung berdasarkan jumlah nilai volume lot (quantity contract sizenya) dan BUKAN dari modal anda.
  • Bunga dihitung mulai dari hari Senin sampai Jumat, tetapi di hari Rabu-Kamis bunga adalah dihitung 3x lipat (sehingga total 1 minggu adalah = 7x bunga) .
  • Silahkan dilihat di table bunga per hari dari broker anda dengan cara : Buka Market Wacth - Klik kanan - Pilih "Symbols"(akan keluar kolom tersendiri dengan banyak mata uang disana) - klik mata uang yang kita mau - klik properties. Maka akan keluar kolom yang menunjukkan keterangan dari mata uang tersebut dan lihat Swapnya
  • Ada pula broker yang memakai sistem point, sehingga harus anda konversikan ke USD terlebih dahulu sesuai dengan kursnya.
  • Banyak Broker" yang saat ini memberikan fasilitas Islamic Account, sehingga kita tak perlu takut apabila transaksi longterm dikarenakan fasilitas ini No SWAP


Locking : Yaitu suatu fasilitas yang dimana anda bisa membuka suatu open order Buy dan Sell di mata uang yang sama (jumlah lot yang sama pula) dan tanpa diclose salah satu posisinya, teknik ini digunakan untuk mengunci posisi anda yang dimana biasanya digunakan untuk mengunci posisi yang sedang floating loss.

Contoh Locking :
Anda open order Buy EUR/USD di posisi 1.3000 dan kemudian anda menderita loss hingga 50 point (turun ke 1.2950) kemudian di posisi 1.2950 tersebut anda kunci (locking) dengan cara open order Sell baru di 1.2950 pada EUR/USD lagi di jumlah lot yang sama besarnya. Sehingga dengan cara ini maka loss anda akan tetap floating -50 point terus, sampai nanti salah satu atau kedua posisi locking tersebut anda close. Jadi meskipun harganya turun terus ke arah 1.2500 pun posisi loss anda tetap -50 point.
Disamping itu locking dapat pula digunakan untuk variasi teknik trading anda.

Trailing Stops (TS) : Yaitu suatu fungsi yang dimana bisa melindungi profit anda bila mencapai suatu titik tertentu, dengan cara menaikkan Stop Lossnya otomatis secara bertahap. Set Trailing Stops di 15 points, berarti bila profit anda telah melebihi 15 points (yaitu 16 points) maka fungsi TS ini akan bisa aktif. Untuk menggunakan TS ini, komputer anda harus dalam keadaan ON dan juga harus Online, karena fungsi TS ini berjalan di komputer anda dan BUKAN di server broker, tetapi jika komputer anda Off lalu On lagi maka fungsi TS akan bisa berjalan kembali melanjutkan yang sebelumnya (bila masih memungkinkan)
Contoh Cara Kerja Trailing Stops :
Anda set Trailing Stops di angka 20 points, dan Anda order Buy market di harga 1.3000 , bila kemudian harga naik ke 1.3021 maka TS akan aktif dengan cara men-set Stop Lossnya (SL) otomatis di harga 1.3001 (melindungi profit anda dengan jarak 20 pips, yaitu dari 1.3021-20 = 1 pips profit) bila kemudian harga naik ke 1.3030 maka SL anda akan otomatis ikut dinaikkan di 1.3010 , dan apabila dari 1.3030 tersebut turun ke 1.3015 maka SL anda akan tetap di 1.3010 dan tidak ikut turun, karena untuk melindungi profit anda yang telah dikunci oleh fungsi TS tersebut dengan mengatur SL-nya secara otomatis , sehingga dengan TS ini juga bisa untuk mendapatkan profit secara maximal dan tidak kuatir profit anda akan berbalik menjadi loss. Penggunaan TS ini harus anda pertimbangkan dengan keadaan pasar juga, karena TS baru bisa aktif setelah menyentuh titik profit dari setting TS kita.

Pending orders : yaitu suatu order yang akan terlaksana bila menyentuh suatu titik harga tertentu sesuai dengan pesanan order kita.

Adapun macam-macam pending order yaitu:

  • BUY STOP : Memesan order BUY Diatasnya harga yang sekarang sedang berjalan, dengan harapan bila harga market bergerak naik ke suatu titik tertentu, dan di titik tersebut akan otomatis dipasang Buy dengan harapan agar grafik dapat bergerak naik lagi supaya mendapatkan profit
  • SELL STOP : Memesan order SELL Dibawahnya harga yang sekarang sedang berjalan, dengan harapan bila harga market bergerak turun ke suatu titik tertentu, dan di titik tersebut akan otomatis dipasang Sell dengan harapan agar grafik dapat bergerak turun lagi supaya profit.
  • BUY LIMIT : Memesan order BUY Dibawahnya harga yang sekarang sedang berjalan, dengan harapan bila harga market bergerak turun ke suatu titik tertentu, dan di titik tersebut akan otomatis dipasang Buy dengan harapan agar setelah itu grafik dapat bergerak naik supaya profit.
  • SELL LIMIT : Memesan order SELL Diatasnya harga yang sekarang sedang berjalan, dengan harapan bila harga market bergerak naik ke suatu titik tertentu, dan di titik tersebut akan otomatis dipasang Sell dengan harapan agar setelah itu grafik dapat bergerak turun supaya profit.


Fast Market / Hectic / Volatile Market : Yaitu pergerakan market yang sangat signifikan dan dapat menyebabkan harga bergerak sangat cepat dan terjadi lompatan harga. Hal ini biasanya disebabkan oleh berita penting ataupun hal-hal lain yang dapat menyebabkan pergerakan yang sangat tinggi di market. Dan bila anda order di saat hectic kemungkinan besar dapat terjadi slippage ataupun delay, requote (request harga order secara berulang-ulang untuk penyesuaiannya) dan spread harga jual dan beli yang juga dapat melebar beberapa saat, karena harus menyesuaikan dengan harga market yang bergerak cepat tersebut.
Slippage : Yaitu suatu keadaan yang dimana order kita meleset sejauh beberapa point dari titik yang kita order (hal ini terjadi karena harga yang melompat akibat volatility market – Hectic/Fast Market)

TAKING PROFIT dan STOP LOSS
Disamping perintah-perintah order diatas, di Trading Forex juga terdapat istilah-istilah berikut untuk pelaksanaan order anda (untuk Closingnya).
Take Profit (TP) : Yaitu untuk target profit anda
Stop Loss (SL) : Yaitu untuk membatasi kerugian anda (atau cut loss)

SL sebaiknya dipasang di setiap order anda, karena untuk membatasi kerugian anda agar tidak semakin terpuruk jika open posisi anda terkena loss. Dan SL idealnya adalah maximum 50 pips atau tergantung dari management risk anda (tingkat resiko)

Tidak ada komentar: