Banyak orang yang berpendapat bahwa untuk transaksi di Forex kita
membutuhkah 15% Analisa Fundamental, 25% AnalisaTeknikal, dan 60% Psikologi. Dari
hal tersebut bahwa Psikologi trading dalam trading forex merupakan salah satu
hal terpenting yang harus bisa dipahami dan dilakukan oleh para trader. Karena sebagus
– bagusnya sebuah system apabila tidak didukung oleh Psikologi yang baik maka strategy
tersebut tidak berguna.
Mengapa demikian dan apa saja Psikologi Trading itu?! Sering timbul
pertanyaan seperti ini, terutama dari nubie yang baru belajar, atau terjun ke
Forex Trading. Baiklah mari kita pelajari tentang Psikologi Trading itu. Adapun
Psikologi Trading yang berpengaruhi
dalam transaksi kita, antara lain :
1. Ketakutan
Saat – saat yang paling menegangkan dalam bertransaksi adalah
saat kita mulai transaksi dengan menggunakan real account. Karena hasil profit
demo akan kita uji dengan menggunakan real account, apabila berhasil maka yang
kita lakukan hanyalah mengikuti strategy transaksi kita, namun bagaimana kalau
rugi ?!. Itulah pertanyaan yang sering timbu dalam diri trader. Sebagai contoh
:
Kita menganalisa pasar dengan menggunakan strategy yang kita miliki,
saat semua kondisi yang dibutuhkan telah di temui maka kita mengambil posisi
dan langsung memasang Taking Profit dan StopLoss sesuai strategy yang kita
gunakan. Namun tidak lama setelah itu ternyata harga tidak bergerak bahkan ada
level resistance baru yang tadinya tidak ada, membuat harga tertahan dan profit
kita tertahan di level ressistance tersebut.
Hal ini membuat kita mulai ketakutan dan tidak sabaran, apalagi posisi
kita kini floating minus. Semakin lama melihat grafik, semakin takut, dan
akhirnya setelah posisi kita profit sedikit kita pun buru-buru melikuidasi
posisi kita tersebut. Dan setelah kita likuidasi harga langsung menuju TP yang
kita pasang. Hem m mm
a.
Pertajam kemampuan analisa Anda dengan melatih
strategy yang anda gunakan.
b.
Berpikirlah sederhana. Terkadang kesederhanaan
itu justru berguna. Jangan over analysis.
c. Jangan sesali apa yang telah terjadi. Bahkan
jikalau karena keputusan yang Anda ambil terjadi kerugian. Pelajari dimana
kekurangannya sehingga terjadi loss lalu benahi dan mulai lagi.
d. Jangan terlalu sering melihat chart jika Anda
tidak mampu mengendalikan diri Anda. Ketakutan akan semakin besar apabila
posisi Kita negatif dan terus menerus melihatnya.
e.
Ingat selalu untuk memasang Stop Loss, atau
gunakan Teknikal Stop
2. Serakah
Forex adalah suatu bisnis yang memberikan peluang profit
yang sangat besar, terutama bagi para nubie. Karena pendapat itulah banyak
orang yang berpikir bahwa Forex adalah cara cepat kaya, dan mengantarkan para
trader dalam keserakahan, terutama bagi para nubie yang saat pertama kali
bertransaksi langsung mendapatkan keuntungan yang besar. Dan membuat mereka
menggandakan lot size yang mereka gunakan demi mendapatkan keuntungan yang
lebih besar, sehingga menyebabkan over-trade dan saat salah analisa kerugian
yang mereka dapatkan menjadi sangat besar. Lalu bagaimana caranya mencegah diri
Kita untuk tidak serakah ketika bertrading ?!
Ada beberapa nasihat sederhana untuk membantu Anda tidak serakah ketika
sedang trading:
a.
Setia pada sistem trading Anda. Ini sekaligus
mengajarkan Anda untuk disiplin.
b.
Jangan habiskan waktu berlama-lama di depan
grafik forex Anda. Ini akan Menimbulkan keinginan untuk membuka posisi baru.
c.
Miliki pemahaman bahwa tidak semua pergerakan
harga harus menghasilkan profit bagi Anda.
d.
Miliki target tertentu dalam trading harian atau
mingguan Anda. Jangan terlalu tinggi. Ketika sudah tercapai, tutup platform
Anda dan matikan komputer lalu pergilah tidur!
e.
Solusi terakhir: berhentilah memikirkan profit
Anda ketika Anda tidur.
3. Balas Dendam
Balas Dendam adalah hasil dari keserakahan yang kita
lakukan. Saat keserakahan bertemu dengan kerugian maka trader akan berusaha
mengejar kerugiannya, dengan harapan dya akan mendapatkan keuntungan seperti
yang pertama kali didapatnya, bahkan dengan penambahan Lot Size agar kerugian
tersebut lebih cepat dapat dikembalikan.
Namun pada kenyataannya keinginan untuk balas dendam ini
bukan membawa pada kesuksesan, namun membawa pada kehancuran dan kerugian yang
lebih besar dari sebelumnya. Berikut tips-tips singkat yang mungkin membantu
Anda terhindar dari sindrom balas dendam terhadap market:
a.
Tindakan pertama ketika loss: relakan dan
pelajari dimana kekurangan Kita.
b.
Bersikap sabar ketika loss sama seperti tenang
ketika profit.
c.
Tunggu kesempatan terbaik untuk masuk kembali ke
market. Harusnya jika di trading pertama Kita loss maka trading berikutnya
lebih hati-hati lagi bukan malah balas dendam.
d.
Jika loss Anda cukup besar, adalah bijak untuk
berhenti bertrading sementara waktu sampai Anda benar-benar pulih secara mental
dan dapat bertrading kembali dengan kepala dingin.
e.
Pikirkanlah: Bukankah sudah sejak semula Kita
mengalokasikan dana forex ini sebagai risk capital? Artinya kalau pun
benar-benar hilang Kita sudah siap. Bersikaplah konsisten terhadap keputusan
yang Kita ambil.
4. Over Confidence
Over confidence inilah yang menyebabkan seseorang menjadi
serakah, karena dya terlalu percaya diri ini pula yang menyebabkan dya
menganggap remeh market atau menganggap bahwa trading Forex itu mudah. Sama seperti
serakah, saat seseorang over confidence maka dya akan masuk posisi dengan
menambahkan Lot sizenya sehingga terjadi Over Trade, dan saat pasar tidak
bergerak sesuai analisanya menyebabkan terjadinya kerugian yang sangat besar.
Solusi untuk menghadapi over confidence ini, antara lain :
a.
Bersikap realistis, jangan membuat target yang
muluk – muluk
b.
Selalu berlatih menggunakan strategy yang
digunakan, sehingga bisa lebih berhati – hati dalam bertindak.
c.
Ketahui atau Pelajarilah Money Manajemen
walaupun sedikit agar kita dapat mengetahui bahwa Forex itu selain dapat
memberikan keuntungan yang besar juga memiliki kerugian yang besar pula.
d.
Sharing atau carilah teman berbagi, terutama
yang lebih berpengalaman yang bisa mengingatkan kita saat kita over confidence.
e.
Jangan terlalu sering melihat grafik, atau
ambillah strategy yang longterm agar tidak terlalu sering masuk market.
5. Percaya Tahayul
Banyak orang yang terlalu percaya akan tahayul, sehingga
profit atau loss yang dia alami juga disangkut pautkan dengan tahayul. Sehingga
dalam pengambilan posisi dya lebih mementingkan tahayulnya daripada analisa
yang digunakan. Memang George Soros pun pernah mengatakan “Saat bulan purnama
market akan sulit ditebak, maka lebih baik tidak bertransaksi” tetapi ini bkan
mengenai tahayul, kalaupun benar tetap kehati – hatian itu yang diutamakan.
Solusi untuk psikologi seperti ini, adalah :
a.
Selalu belajar, sehingga lebih mengerti apa yang
mempengaruhi pergerakan harga di Forex
b. Percaya diri atas strategy yang digunakan,
dengan berlatih terus sehingga mengetahui kelebihan dan kekurangan dari
strategy yang digunakan.
HappY TradiNg
^_^

Tidak ada komentar:
Posting Komentar